Thursday, August 16, 2012

Konflik! Mana Konflik? (Day 28)

Saya mau joget-joget, boleh?

Tiga hari yang lalu, saya berpikir: kok konflik novel ini cuma gini-gini aja! Pake suspense nggak yaaa?
Nggak tahu deh, kenapa saya selalu terpikir ke soal suspense itu. Mungkin untuk novel Selamanya Cinta, cocok memasukkan sedikit suspense ke dalamnya. Tapi kalau draft novel yang ini? Yang sejak awal dirancang untuk menjadi novel paling romantis abad ini? *lebay abis*

Nggak mungkin, saya mengorbankan cita-cita semulia itu demi keisengan sesaat, bukan?
Kasihan para penggemar sastra galau saya, kalau mereka yang berharap termehek-mehek dan berdesir dadanya malah jadi jantungan dikasih adegan ala Hanibal Lecter. Hehe..

Seperti saya bilang kemarin, saya cuti menulis beberapa hari. Itu gara-gara memikirkan konflik. Saya nggak mau konflik yang terlalu sederhana seperti cerita anak sekolahan (Selamanya Cinta yang cerita anak sekolahan saja ada tokoh psikopatnya), tapi saya juga nggak mau konfliknya terlalu berat, karena ini kan bukan novel thriller.

Dan kemarin, tiba-tiba ide untuk memodifikasi konflik itu muncul. Wah senangnyaaa! Wajah saya langsung berseri-seri. Sempat-sempatnya liat kaca? Ah, saya memang ngaca 15 menit sekali kok! *biangnya narsis*

Saya sibuk gila-gilaan. Beres-beres rumah, menyusun menu, belanja, mencuci lusinan stoples dan wadah-wadah. Itu termasuk mencuci bantalan-bantalan sofa di teras dan dalam rumah, membersihkan dua kamar mandi dan mushola, packing baju-baju pribadi untuk mengungsi ke rumah sebelah yang ditempati adik (karena akan sangat banyak orang mengisi ruangan dan kamar-kamar di rumah besar).

Reuni tahunan di rumah saya setiap Lebaran sudah di depan mata. Sialnya, saya sedang tidak punya pembantu. Nasib... nasib...

Ya sudahlah. Saya mau joget.

Day 28. I'm on page 54, chapter V, with 13.800 words.


“Two wolves battle inside of all of us. One is good the other evil. The one that wins depends on the one we feed.”
― Cherokee Proverb

A corner of Picasso Museum Barcelona
pict from here

Image and video hosting by TinyPic

9 comments:

-Gek- said...

Suspense apaan mbak?
Bagi kue donk lebaran.. :)
Semoga puasa tetap lancar.
Ganbatte!

Happy Fibi said...

Wah, akhirnya dapet konfliknya, ya, Mbak..
Ngaca 15 menit sekali? Ati2 pecah kacanya, Mbak..
Hehe..
.
Well, smoga cepet slesei novelnya, Mbak ^^.. Smangat 45 terus, ya :D

Rona Nauli said...

Lapor! Tidak ditemukan konflik apapun selama upacara bendera memperingati HUT RI ke-67 hari ini! Laporan selesai!

:D :D :D...*stress*

Gloria Putri said...

iyaaa...yg selamanya cinta konfliknya abege bgt (tapi kenapa aq ttep suka ya? dasar abege *noyor diri sendiri*)
aniway..novelnya di tinggal dl gih....nikmatin saat2 reunian kluarga dl mbaaa...hehee..met liburan yaaaaaaa

Selfish Jean said...

Ayo dong Hannibal Lecter nya dikeluarin #psycho

Enno said...

@gek: suspense itu unsur yg bikin cerita jd tegang dan bikin yg baca/nonton degdegan. idih aku gak bikin kue hihi... tq gek! :D

@happy: aamiin tengkyu... kacanya beli yg anti peluru jd ga gampang pecah :P

@rona: hihi nasibmu mjd pegawai pemerintah ya bu.. upacara kyk anak SD, pake pici pulak :))

@glo: hiyaa ada yg ngaku abege bin alay :)) aah aku malah pgn ngacir kemana gitu. ngapain reuni, wong hampir tiap minggu ketemu satu2. rumahku itu tempat transit. klo ngumpul ya gak surprise lg. yg menarik cuma makanan2nya ajah heheh

@monik: gak bisa mon, ini kisah roromantisan abad inih! hehehe

Ceritaeka said...

Salut No!
Ayoook pasti bisa :)

Enno said...

hihi ekaaa! jalan2 mulu ya dikau! ke bali mulu... hik ikooot!

tq ya.. *kisskiss*

Nonasan said...

kalau Mbak yang nulis aja gak sabar bin greget apalagi pembacanya pasti hebring, duh :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...