Wednesday, February 15, 2012

Whitney

Pagi ini aku menulis untukmu, meski kamu tak kenal aku dan aku tak kenal kamu. Tapi aku menulis karena mengenangmu dan masa kecilku yang terpengaruh olehmu.

Aku ingat hari itu. Ketika aku mendengar suaramu dari kaset milik sepupuku. Aku masih anak perempuan tomboy bercelana pendek dan suka memanjat pohon waktu itu. Hampir terjatuh dari dahan yang tinggi ketika dari kamarnya kudengar suaramu yang merdu.

"Yang nyanyi itu siapa, Mbak?"
"Itu Whitney."
"Bagus ya suaranya?"
"Mau pinjam?"
"Mau."

Satu album. Lupa yang mana. Lalu aku menyukaimu. Jatuh sayang padamu. Membawamu dekat di hatiku, menghapal semua lirikmu, meresapi maknanya, menjadikannya inspirasi untuk menjadi penyanyi meski suaraku sangat jauh dari merdunya suaramu. Suaraku sangat buruk jika dibandingkan dengan pencapaian oktafmu.

Lima oktaf! Bisa putus pita suaraku kalau memaksa nada setinggi itu.

Kamu satu-satunya penyanyi pop, di antara grup-grup rock, heavy metal, punk dan grunge yang sering aku suka. Di antara penyanyi-penyanyi  muram seperti The Fray dan Andrew Belle. Kamu menemaniku belajar, menulis dan menari. Suka sekali dengan beat "Wanna Dance With Somebody", dan selalu menari di kamar dengan lagu itu.

Sedang apa di sana? Di sini kami mulai rindu, meski baru beberapa hari kamu pergi.
Kepergianmu yang begitu saja, tanpa kata perpisahan, ciuman selamat tinggal dan tawamu yang riang, sungguh tak berperasaan.

Aku tak pernah menangisi penyanyi yang mati selain kamu. Karena sudah kuanggap kamu teman, yang menemaniku sejak aku masih kecil.

"Ngapain suka sama penyanyi jadul?" Mereka mengejekku waktu tahu aku suka mendengarkan lagu-lagumu, ketika mereka lebih suka mendengarkan Avril dan Christina. Tentu saja mereka tak satu selera denganku. Seleraku yang random, tetapi tak pernah bisa digoyahkan oleh komentar apa pun.

Aku tak pernah merasa begini kehilangan atas kematian seorang biduan. Tak pernah begini gundah karena tak akan bisa lagi mendengarkan lagu-lagu baru, membaca cerita kehidupan yang berlanjut, membayangkan pertunjukan-pertunjukan yang selalu digelar.
Whitney, kupikir kamu akan sembuh dari luka dan kecanduanmu. Kau malah pergi dan tak akan kembali. Menyisakan kisah tragis seorang bintang yang kehilangan sinarnya.


Selamat jalan, Whitney. Semoga Tuhan mengampunimu.


I always love you. I will miss your starry eyes, bright smile and angelic voice.




Image and video hosting by TinyPic

10 comments:

M. Faizi said...

Saya mendengar lagu I Wanna Dance With Somebody sudah lama sekali, kalau tak salah ketika saya masih kelas 6 SD atau setahun setelah itu. Cuma, kalau bahwa yang menyanyikan lagu itu adalah si mendiang Whitney Houston baru beberapa tahun berikutnya.. sayang sekali, ya..

M. Faizi said...

Oh, ya. "How Will I Know" saya dengar dari sebuah kaset tua tanpa kover pemberian dari teman. Dalam album itu ada pula lagu Live to Tell-nya Madonna dan If You Were a Wowan dari Bonnie Tyler dan Power of Love semasih dinyanyikan oleh Jennifer Rush (sebelum Celine Dion). Cuma, saya jadi sedih kalau ingat masa-masa itu... :-((

Oh, ya, mumpung ingat. bagi info jika kebetulan Enno juga punya kaset yang saya maksud itu... siapa saja yang berada dalam album kompilasi itu, ya...

Anonymous said...

hai enno. u miss me?
gw juga suka sama whitney, apalagi yang duet sama mariah carey. walau badannya kalah seksi, tapi suaranya sama bagusnya.

(sam wan)

chici said...

Aku ingetnya pertama denger Whitney pas SD juga deh mbak, dari kaset-kasetnya kakakku. Kalo aku bilang sih Whitney beneran bintang mbak, kan penggemarnya juga hampir dari semua umur...

Selamat jalan Whitney :(

Farrel Fortunatus said...

i wanna dance with somebody
where do broken heart go?
saving all my love for you
run to you
greatest love of all
i'm every woman
i have nothing
when you believe
i will always love you
it's not right but it's ok
dll.

itu semua lagu-lagu yang turut mewarnai kehidupan aku... selalu dan selamanya...
selamat jalan whitney....

Rona Nauli said...

Eh, No..aku baru nyadar kalau aku kenal banyak lagu2 mbak Whitney. dasar pelupa ya hehehe

Enno said...

@m.faizi: sayangnya saya gak punya kaset itu, mas... hehe sebenarnya selera musik saya bukan pop. whitney hanya salah satu dr beberapa perkecualian :P

@anonim: gimana gw mau miss you, tau elo sape juga kagak.. hadeeeh! :))

@chici: iya bener chi... sayang akhir hidupnya tragis dan ironis ya :(

@farrel: wah fans tante whitney juga! sedih banget ya kita.. :'(

@rona: jiaaah baru nyadar pas baca judul2 lagu yg ditulis farrel ya? ckck... kebanyakan ngitung duit kayak gitu tu :P

Anonymous said...

i'm a silent reader
*cool*

(sam wan)

fika said...

kalo saya mah suka nya *will always love u* nya aja,trus yg beliau nyanyi sama mariah carey,judulnya lupa hehehe,tapi aku juga kehilangan nih sama mrs whitney,,Semoga diampuni dosa2nya...

Enno said...

@anonim: jiaaah ape lo kate deh :P

@fika: yang sama Mariah Carey judulnya When You Believe. emang enak kok lagunya :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...