Wednesday, January 22, 2014

The Garut Journey on Photographs

Aloha!
*Pake kalung bunga, tari hula hula*

Karena banyak yang penasaran dengan foto-foto mblusukan Garut Selatan kemarin, maka hari ini saya upload beberapa foto.
Berhubung saya sungguh malas mengambil dan mengedit dari si Oly, kamera mirrorless saya. Maka yang saya bagikan ini dari kamera si Mimin, ponsel saya, yes?
Lumayanlah, daripada lu manyun nggak bisa ikutan lihat keindahan alam Swiss van Java. Charlie Chaplin aja dulu kalo tetirah ke Garut, lho.
Eh, mungkin nggak ya, dia juga ngerapiin kumisnya yg legend itu di sini? Secara, orang Garut banyak yang buka barber shop di Jakarta-Bandung, hehehe...

Please, help me. Akyu mulai random.

Oke lah. Ini sedikit foto dari perjalanan kemarin.
Kenapa cuma sedikit? Yah, saya emang lagi pelit.

Ombak memecah di karang Sponge Bob di Cicalobak.
Karangnya keren!

Pantai Cicalobak di sore yang mendung.
Mirip lukisan.

Pantai Cijeruk Indah

Perlalatan tempur sebelum mblusukan

Wisma LAPAN di Pantai Santolo. Nggak nginap di sini kok.
Thanks God. Kata Apis, berhantu :D
Perkebunan Karet di Sancang

Pantai Cicalobak

Jalan menuju Pantai Sayang Heulang

Before sunrise, Pantai Sayang Heulang


Harus melewati tebing rawan longsor seperti itu, yang sisi lainnya adalah jurang.
Di kiri bawah adalah Gunung Wayang yang seperti batok telungkup.
Kanan atas adalah dermaga kuno peninggalan Belanda di Pantai Santolo.
This pict collage is reproduced courtesy of Google.

Enjoy!


Image and video hosting by TinyPic

11 comments:

Hans Brownsound ツ said...

wiii. bagus yah.
tapi kok jalannya serem bgt ya.
kalo tiba-tiba longsor, udah deh. langsung the end.

Enno said...

Iya hans, rawan longsor banget apalagi musim hujan kyk gini. Sepanjang jln gak brenti kuatir. Tiga minggu sebelum aku berangkat, ada kecelakaan di jalan itu. Satu minibus yg bawa calon pengantin pria dari Jawa Tengah jatuh ke jurang. Dua tewas, sopirnya hanyut di sungai nggak ketemu.
Konon, sungai itu ada buaya putihnya. Hahahahahahaseremmmm!

Hafian said...

Lihat foto-foto awal, bagus banget, mbak. Tapi, lihat perjalanannya, jadi serem juga ya -___-"
Fotonya keren, mbak, suka :D

mirnarizka said...

tongsis, spotted! :D

keren2 mbak, fotonya. bagi lbh banyak, dong~ *pleeease*

Selfish Jean said...

Meanwhile gue di Jakarta lagi berendem gini di banjir....... *drama*

Enno said...

@hafian: seremnya apa niy? Takut longsor apa takut hantu? Hehe... makasih fotonya biasa aja kok :p

@mirna: hehe itu tongsis blm pernah dipake sejak beli lho. Dibawa2 aja di dlm ransel. Foto2 yg lain ada di kamera mir, aku blm ada waktu ngedit. Lagi nulis. Masa sih keren? Itu ngambil pake hape semua. Tq ah *tersipu malu* :))

@momon: bentar lagi paket perahu karet gw nyampe. Sabar napa :p

rhey bond said...

kereeeeeen fotonya itu yang pantai mirip lukisan itu kok kesannya mirip tanah lot ya mbak enno, apa krn batu2nya...:D

Nurul Hidayati said...

oke foto-fotonya, suka fotografi nih kak enno :)

Enno said...

@rhey: iya memang mirip Tanah Lot kontur pantai dan batuannya. Tapi di sini ombaknya lebih ganas dan arusnya berputar2 :)

@nurul: hai makasih. Iya, masih belajar banget kok ini ^^

Annesya said...

mbak paling seneng sama yg before sunrise... :')

mbak mood kita jungkir balik, kau yg mellow sekarang jadi ceria. aku yang geje jadi spooky mood :'(

Enno said...

@depong: Iya ih kmu knp jd serem gtu. Header blog berdarah2. Aku ceria kah? Enggak ah biasa aja. Ini lagi galau dikejar deadline hehe

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...