Sunday, July 22, 2012

Flamenco Project: Day 1 - 4

So, this is the 4th day.

Setelah dua hari penuh riset geografi dan antropologi, akhirnya kemarin saya mulai menulis. Hasilnya, saya punya Prolog dengan 400 kata dan Bagian I, episode 1, sebanyak 2.200 kata (sekitar 10 halaman A4). Lumayan juga, setelah diawali dengan munculnya ide untuk adegan dan dialog di paragraf awal.

Saya sedang 'berada' di salah satu kota paling gaya di Eropa. Menikmati musim panas, yang cahayanya memantul di dinding-dinding kuno. Menyusuri jalan-jalan beralas batu yang sudah ada di sana sejak abad pertengahan. Saya menyelinap di antara para turis, memperhatikan mereka belanja dan duduk-duduk di kafe pinggir jalan. Memperhatikan para pelukis menggoreskan kuasnya, menciptakan dunia ajaib di kanvas mereka.

Saya menyaksikan tokoh-tokoh saya, mulai bermunculan dengan beban di benak mereka. Saya bisa melihatnya dalam raut wajah yang saya bentuk, dalam gerak-gerik yang saya perintahkan, dalam dialog yang saya tuliskan.

Sejauh ini, saya masih menulis berdasarkan gambaran besar dan naluri. Outline yang saya pakai masih outline yang saya kirim ke editor saya. Akibatnya, kadang ritme menulis tersendat, karena belum terpikir adegan selanjutnya. Dan saya terpaksa harus meninggalkan laptop dulu untuk mencari inspirasi, yang mana malah baru balik lagi ke laptop setelah berjam-jam kemudian. Buang waktu!

Mungkin sudah waktunya bikin outline lebih detail per episode? Saya coba deh.

Episode 1 belum selesai. Masih akan bertambah hari ini. Bela-belain nggak tidur lagi sehabis subuhan untuk memenuhi target.
Hiks, ngantuk....
*pukul-pukul pipi sendiri*


“Fiction is the truth inside the lie.” 
― Stephen King


pict from here

Image and video hosting by TinyPic

15 comments:

Arman said...

wah project novel kedua ya no...
semoga lancar ya...

RIAN Ra-kun said...

semoga lancar ya projectnya. nanti kalu sudah siap dibagi buat giveaway dong :D

Gloria Putri said...

huwaaa....knp ada nya label flamenco? huhuhu.....nulis yg label rahasia dongggg....wkwkwkwkk
btw, gile moso pelangkah e liburan? hiks hiks hikssssssss.......

Nana Ashalina said...

Semoga lancar ya kak Enno project novel keduanya..
Saya akan mencoba bersabar menunggu kehadirannya.. hehe,,

De said...

Wow, next project nih.
Moga cpt sembuh dr penyakit block writernya, ya! Moga lancar projectnya :)

-Gek- said...

Novel pertama beli dimana??
Sukses terus mbak, awas pipinya kempesss

Enno said...

@arman: yoi man... thx ya, makanya buruan baca dlu novel pertama gw hehe

@rian: insyaAllah ya.. thx lho :D

@glo: hus! ga boleh protes! itu pelangkah wajib... klo rumah sama mobil itu bisa belakangan deh :))

@nana: makasih ya, bantu zikir makanya :P

@de: aku ga prnh kena writer's block, wit.... kenanya penyakit males. jd kata2 penuh di otak, ngeluarinnya males, pgn tidurlah, bacalah, nontonlah :))

@gek: beli di gramedia.. pasti ada... hehe

Annesya said...

kya kya kyaaaa ikut deg-degan... saya muncul ga ya di sana... muncul ga ya... saya mau saya digambarkan secantik dan seseksi mungkin ya ya ya... (eits, dilarang nabok, puasaan!) :D

Wuri SweetY said...

Utang Soto Bandung jgn lupa ya Mpok!
Setting Eropah? Sebelah mana ya?

Enno said...

@annesya: ejiaaah! ganjennyooo...minta dikepret yak? :)) sini! mumpung udah buka :D

@wuri: eropah sebelah mBantul! :))

Mbah Dukun Bagong said...

apakah kak enno berada di Espana? klo ramadhan di sana, ada yang ronda bangunin sahur ga?

Alvi Syahrin said...

Wah, sudah mulai nulis ternyata. :D
*riset belum selesai2*
nggak sabar. >.<

Enno said...

@mbah dukun: saya di espana, dlm imajinasi. tp yg pasti disana ga ada yg kliling kampung mukulin kaleng di jam sahur hehe...

@alvi: riset yg pokok2 aja vi, kan bkn mau bikin pedoman travel :P

Anonymous said...

novel kedua ka enno pasti bakal ku tungguin sampe kapanpun muculnya , sukses yah ka novel keduanya :)

Anonymous said...

novel kedua ka enno pasti bakal ku tungguin sampe kapanpun muculnya , sukses yah ka novel keduanya :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...