Gue dapet nih dari website Radio Female!
Satu, sebelum hubungan beranjak serius, jangan bicarakan pengalaman buruk dengan mantan kekasih, termasuk jika dengan mantan terjadi kekerasan. Kenapa ya? Mungkin karena memang hubungan belum seserius itu, sehingga sebaiknya juga jangan membahas masalah yang berat-berat.
Pantangan kedua, jangan bicarakan kondisi perceraian keluarga. Terutama di Indonesia, perceraian memang masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Nah, kalau belum terlalu serius, sebaiknya memang tidak membahas hal-hal yang masih ditabukan. Kecuali kalau kita sudah yakin pasangan kita tidak bermasalah dengan itu, bolehlah kita jujur dan terbuka.
Ketiga, jangan bicarakan sejarah kegagalan dalam hidup. Mungkin ada kaitannya dengan pantangan sebelumnya, sebelum hubungan beranjak serius, atau sebelum kita kenal betul watak pasangan kita, memang sebaiknya bicarakan saja hal-hal yang indah-indah saja. Karena masa pacaran atau pedekate kan maunya yang bagus-bagus aja, jangan sampai shock kalau belum-belum sudah dihadapkan pada masalah.
Kelima, pantangan terakhir, gampang-gampang sulit nih. Membicarakan masalah PMS alias Pre Menstrual Syndrom. Misalnya bilang, ”Aku tuh kalau mau mens bawaannya bete melulu, harap maklum ya!” Atau, ”Aduh sori ya aku banyak makan, yaaah beginilah kalau mau mens,“ Atau, ”Mmmm... males ah jalan-jalan, mau mens nih badanku sakit semua, pinggangku pegel semua!”
Memang asik sih membahas PMS, tapi dengan sesama perempuan. Kalau dengan pacar, apalagi yang baru pacaran, agak2 mengganggu lho. Ini kan wilayah yang private buat kita para perempuan, mustinya kita share dengan orang yang sudah dekat pula dengan kita.
No comments:
Post a Comment